Thursday, 18 January 2018

sedarlah

SEDARLAH

Sayu
Terdengar rintihan pilu,
Jauh dari dasar hati.

Pulanglah
Katanya merayu-rayu,
Jangan hanyut dengan duniawi.

Namun
Rayuan pilu itu dibiar sepi,
Masih leka melayan nafsu nafsi.

Dan bilamana ajalmu sudah tiba,
Nyawamu sejengkal cuma,
Sesedut nafas dan berakhir segala,
Baru kau sedar wujudnya
Syurga dan neraka?

Pabila Allah menuntut janji-Mu,
Tamat sudah waktu kau di dunia,
Apa bisa kau pertahan dulu?
Sesungguhnya ajal tidak mengira usia.

Sedarlah
Dunia sudah hampir ke penghujungnya,
Hentikan segala bicara dusta dan tingkah celaka,
Jangan biarkan waktu yang ada berlalu saja,
Bangkitlah kembali dan kejar redha-Nya.

SeMoga masih ada waktu buat kita,
Kembali pada-Nya dengan penuh redha.

No comments:

Post a Comment